Nutrisi untuk fitness dapat memberikan energi saat berolahraga. Seringkali fitness dilakukan dengan gerakan-gerakan berintensitas tinggi. Sebab itu dibutuhkan cukup nutrisi dari makanan dan minuman sehat.

Kegunaan zat nutrisi bukan hanya penyumbang tenaga tetapi juga pembentuk massa otot, terutama di bagian lengan, perut, dan kaki. Dengan demikian, juga terjadi proses pembakaran lemak dan kalori saat kita mulai berkeringat.
Berikut ini beberapa contoh asupan yang tepat agar hasil dari latihan fisik berjalan sesuai harapan Anda.

1. Protein
Selain membuat kita merasa kenyang lebih lama, protein juga membantu pembentukan otot. Maka dari itulah, pola makan cukup protein dianjurkan bagi yang ingin menurunkan berat badan, maupun meningkatkan massa otot.

2. Asam Lemak Omega-3
Nutrisi untuk fitness dalam asam lemak Omega-3 dapat mengaktifkan enzim yang memicu pembakaran lemak. Sangat baik mengonsumsi makanan Omega-3 tinggi, seperti potongan ikan tuna dan salmon, untuk sarapan makan siang. Minimal dua kali dalam seminggu setelah melakukan fitness.

3. Karbohidrat
Karbohidrat merupakan sumber energi terbesar. Dalam proses metabolisme, glukosa diproses menjadi energi, terutama saat Anda berolahraga. Konsumsi roti dan susu sebelum fitness agar sumbangan energi dapat digunakan lebih maksimal.

4. Kalsium dan Vitamin D
Manfaat kedua nutrisi ini saling melengkapi. Kalsium berperan penting dalam pemecahan sel-sel lemak, sementara Vitamin D akan membantu penyerapan kalsium agar berfungsi optimal. Kandungan kalsium dan Vitamin D dapat terkandung dalam menu diet seperti ikan sarden dan salmon, brokoli, pok choy, tahu, susu kedelai, dan kacang almond. Dijamin nutrisi untuk fitness ini akan mendukung usaha pelangsingan dan pembentukan otot secara maksimal.