Gimana sih Latihan Dropset yang Benar Itu?

428

Untuk mendapatkan otot yang besar dan terdefinisi, Anda memerlukan latihan beban dengan teknik tertentu. Latihan pembentukan otot tidak bisa dilakukan sembarangan atau sekehendak hati. Asal mengangkat beban hanya akan menghabiskan energi Anda. Gerakan yang tidak teratur membuat kontraksi otot tidak terarah. Otot Anda mungkin akan menjadi lebih kuat, tapi kurang memiliki nilai estetika.

gimana-sih-latihan-dropset-yang-benar-itu
gimana-sih-latihan-dropset-yang-benar-itu sumber : google

Latihan yang tidak direncanakan atau tidak diprogram, akan menghasilkan bentuk otot yang tidak beraturan. Hal ini sering terjadi di kalangan pemula yang baru mencicipi dunia fitnes, atau pada mereka yang sekedar olah raga tanpa bermaksud membentuk otot.
Jika Anda bermaksud membentuk tubuh, baik untuk tujuan penampilan maupun ikut kompetisi binaraga, maka jangan setengah-setengah dalam melakukan latihan. Bulatkan niat Anda untuk serius latihan dengan mengikuti program latihan resmi di bawah bimbingan instruktur profesional dan berpengalaman. Latihan yang terprogram akan membuat latihan Anda lebih efektif dan hasilnya lebih optimal.
Latihan Dropset
Setiap teknik atau gerakan memiliki manfaat atau efek tertentu pada otot. Misalnya untuk membentuk otot bahu agar besar, maka latihan dropset adalah pilihan terbaik. Dropset adalah teknik latihan mengangkat beban dengan cara mengurangi beban secara bertahap dan menambah repetisi secara berkelanjutan hingga tercapai titik failure. Teknik ini sudah dikenal sejak tahun 1947 dan diciptakan oleh Henry Atkins.

gimana-sih-latihan-dropset-yang-benar-itu-2
gimana-sih-latihan-dropset-yang-benar-itu-2 sumber : google

Konsultasikan sesi dropset Anda dengan instruktur sebelum memulainya. Ada beberapa catatan yang harus Anda pahami sebelum melakukan dropset ini, yaitu:
• Dropset terdiri dari beberapa set. Jumlah set ini sangat variatif, bergantung dari kondisi tubuh Anda. Ada yang cukup 3 set, 5 set, dan sebagainya.
• Pada set 1, dimulai dengan beban terberat yang bisa Anda angkat. Beban terberat Anda mungkin saja berbeda dari beban terberat orang lain. Dan beban terberat Anda hari ini mungkin berbeda dari beban terberat Anda bulan depan setelah menjalani sebulan latihan.
• Pengurangan beban pada setiap set bervariatif, bisa 10%, 15%, atau 20%.
• Jumlah repetisi dalam setiap set sangat variatif juga, tapi jumlahnya selalu bertambah dari set sebelumnya. Misalnya, set 1 dilakukan 6 repetisi, set 2 dilakukan 10 repetisi, set 3 sebanyak 14 repetisi, dan seterusnya.
• Setiap set dilakukan berkelanjutan, tanpa istirahat.
• Dropset berakhir saat Anda menemukan titik failure atau gagal.
Agar lebih mudah memahaminya, berikut adalah simulasi yang bisa Anda contoh. Anda bisa menyesuaikan angka-angkanya dengan kondisi nyata tubuh Anda.
Misalnya, beban terberat yang bisa Anda angkat adalah 15kg. Pada set 1, angkatlah beban 15kg dan lakukan sebanyak 5 repetisi. Langsung lanjutkan ke set 2, kurangi beban menjadi 12 kg dan tambah repetisi menjadi 10 kali. Lanjutkan lagi ke set 3, kurangi beban menjadi 9kg dan tambah repetisi menjadi 15 kali. Jika pada set 3 ini Anda mengalami failure, maka sesi dropset berakhir. Jika belum ada failure, Anda bisa melanjutkan ke set 4.

gimana-sih-latihan-dropset-yang-benar-itu-1
gimana-sih-latihan-dropset-yang-benar-itu-1 sumber : google

Manfaat Latihan Dropset
Teknik dropset diciptakan bukan tanpa tujuan. Pengurangan beban secara bertahap dengan penambahan repetisi ditujukan untuk membentuk otot bahu agar besar menggelembung secara alami. Teknik ini tidak hanya menggerakkan otot, tapi juga terbukti dapat mempercepat aliran darah ke otot dan menstimulus jaringan otot yang sudah ada untuk berkembang. Perkembangan ini selanjutnya akan menstimulus pertumbuhan jaringan otot baru, diiringi peningkatan massa otot sehingga otot yang terbentuk alami ini bisa kuat dan tahan lama.