Kurang tidur dapat menurunkan performa olahraga

60
Sumber img : KompasLifestyle

Pada saat kita tidur, maka metabolisme tubuh kita akan kembali pulih. Proses metabolisme memiliki peran penting terhadap fungsi kognitif otak dan sel-sel tubuh.

Terdapat banyak sekali manfaat / fungsi tidur terhadap sel tubuh diantaranya yakni :
– memberikan efek istirahat terhadap sistem saraf
– merestorasi sistem kekebalan tubuh dan hormon
– meningkatkan fungsi metabolisme saat kita terbangun

Sedangkan manfaat untuk kognitif otak yakni :
– Dapat meningkatkan kapasitas dalam berfikir.
– Dapat mengingat, dan belajar sesuatu yang baru.

Secara garis besar, lama durasi orang tidur yakni selama 7 – 9 jam yang bisa di implementasikan tidur di siang hari atau di malam hari. Dengan melakukan tidur dalam waktu 7 – 9 jam setiap harinya, tubuh dan fikiran kita lebih fresh.

Dampak dari kekurangan tidur sudah banyak di teliti oleh beberapa peneliti, baik itu dampak terhadap pekerjaan, olahraga, atau kegiatan sehari-hari kita. Terdapat beberapa dampak apabila kita kurang tidur, dampaknya yakni :
– Merasa mudah lelah pada saat olahraga.
– Penurunan kekuatan otot maksimal, seperti latihan angkat beban.
– Penurunan performa aerobik 10-20%.
– Penurunan performa pada saat latihan kekuatan dan daya tahan.
– Peningkatan penggunaan energi sehingga upaya olahraga tidak sebanding dengan energi yang digunakan.

Ada yang namanya glikogen. Glikogen yakni energi yang tersimpan di otot, sehingga dapat mempengaruhi otot saat melakukan aktivitas olahraga. Pada saat glikogen mulai menipis, maka tubuh akan cepat merasakan kelelahan.

Referensi :
– https://www.coacharif.com/post/dampak-kurang-tidur-terhadap-performa-olahraga
– https://www.halodoc.com/artikel/alasan-tidak-boleh-olahraga-setelah-begadang