Manfaat Suplemen Fitnes Creatin untuk Bulking

437

Di kalangan fitnes mania, penggunaan suplemen merupakan hal yang lumrah dilakukan. Ada begitu banyak jenis suplemen dengan manfaat yang beragam. Penggunaan suplemen ini memang tidak dilarang dan bahkan dianjurkan dalam kondisi atau batas tertentu. Namun, karena begitu banyaknya produk suplemen yang beredar di pasaran, kita harus jeli dan waspada dalam memilihnya.

Penggunaan suplemen sebaiknya dikonsultasikan lebih dulu dengan dokter atau instruktur. Suplemen sifatnya hanya sebagai penunjang atau pelengkap. Tidak bisa dijadikan sumber utama pengganti diet harian. Saat memutuskan untuk mengonsumsi suplemen, pastikan bahwa tubuh memang benar-benar membutuhkannya. Jangan mengonsumsi suplemen hanya karena melihat kawan-kawan di gym banyak yang menggunakannya. Kondisi tubuh setiap orang berbeda-beda sehingga sangat mungkin kebutuhan akan suplemen tertentu pun berbeda.

Manfaat Creatin
Salah satu suplemen yang paling sering digunakan adalah creatin. Suplemen ini terdiri dari asam amino glycine, agrinine, dan methionine. Creatin berperan penting dalam proses pertumbuhan otot. Bagi Anda yang tengah menjalankan program pembentukan otot, maka kebutuhan creatin menjadi sangat penting.
Tubuh kita sebenarnya bisa memproduksi creatin secara alami. Adalah ginjal dan pankreas, organ tubuh yang bekerja memproduksi creatin. Namun, jumlah yang diproduksi tergolong sedikit jika dibandingkan dengan kebutuhan creatin pada masa pembentukan otot.
Misalnya saat Anda memasuki fase bulking, yaitu fase pembentukan otot baru. Kadar creatin yang rendah di dalam tubuh bisa berakibat pada terhambatnya program bulking yang Anda jalankan. Karenanya, suplemen creatin bisa menjadi pilihan yang tepat.

Adapun manfaat suplemen fitnes creatin untuk bulking antara lain:

1. Menambah berat badan tanpa menimbulkan lemak.
2. Membantu meningkatkan massa otot.
3. Membantu memperbaiki sel-sel otot yang rusak selama latihan.
4. Membantu pertumbuhan otot baru.
5. Mempercepat proses recovery atau pemulihan sehingga tubuh bisa segera kembali segar setelah latihan.
6. Memberikan efek bloating atau basah pada otot.
7. Memberi energi ekstra selama latihan.

Creatin memiliki kemampuan mengikat air. Otot tubuh yang dibangun dengan bantuan suplemen creatin akan tampak besar dan basah. Berbeda dengan steroid yang memberikan efek sementara, efek yang dihasilkan suplemen creatin bersifat lebih tahan lama. Dengan penggunaan yang sesuai dosis dan cara pemakaian yang benar, penggunaan creatin sebagai suplemen fitnes tergolong aman.
Penggunaan suplemen fitnes creatin untuk bulking harus disertai konsumsi minum air bening lebih banyak, yaitu sekitar 3 liter per hari. Dengan kecukupan air bening di dalam tubuh, creatin bisa bekerja lebih baik sehingga hasil yang diperoleh pun lebih optimal.

Cara Penggunaan Suplemen Creatin

Suplemen creatin banyak beredar di pasaran dalam jenis dan bentuk beragam. Secara umum, penggunaan suplemen creatin terbagi menjadi 3 fase, yaitu loading, fase maintenance, dan fase recycle. Aturan pakai pada setiap fase ini berbeda, termasuk perbedaan takaran dosis dan waktu pemakaian.

Fase pertama adalah fase loading, yaitu memasukan creatin ke dalam tubuh. Takarannya sebanyak 20 gram per hari dibagi menjadi empat waktu pemakaian, yaitu pagi, siang, sore, dan malam. Jadi, dalam sekali pakai takarannya adalah 5 gram. Fase ini berlangsung antara 5 – 7 hari.

Fase kedua ialah fase maintenance. Fase ini adalah memasukan creatin ke dalam tubuh untuk menjaga kadarnya agar tetap stabil. Takarannya sebanyak 10 gram per hari dibagi menjadi dua waktu pemakaian, yaitu pagi dan malam. Jadi, takaran sekali pakai tetap 5 gram. Fase ini berlangsung antara 23 – 25 hari, atau sesuai kebutuhan.
Terakhir adalah fase recycle yang merupakan fase pemulihan, yaitu berhenti menggunakan creatin untuk menormalkan kembali produksi alami creatin dalam tubuh. Fase ini berlangsung sekitar 2 minggu, atau sesuai kebutuhan.
Demikian informasi mengenai manfaat suplemen fitnes creatin untuk bulking. Semoga bermanfaat.