Bodycontes merupakan ajang pembuktian para fitnes mania menunjukkan hasil latihannya. Dalam kontes ini, peserta dinilai tidak hanya dari besarnya otot yang berhasil dibentuk, tapi juga performa di atas panggung. Untuk itu, diperlukan persiapan khusus program latihan menjelang mengikuti bodycontes. Dalam program khusus bodycontes ini, calon peserta tidak hanya dilatih membentuk otot, tapi juga persiapan penunjang lainnya. Yang dilatih tidak hanya fisik, tapi juga mental.

Jika Anda bermaksud mengikuti sebuah bodycontes, carilah informasi detil mengenai kontes tersebut. Poin utamanya adalah apa saja kategori dan kriteria yang dinilai oleh juri dalam kontes tersebut. Dengan mengetahui kriteria penilaian, Anda bisa lebih fokus melatih bagian yang akan dinilai tersebut. Sesuaikan kriteria tersebut dengan kondisi tubuh Anda. Jangan memaksakan diri untuk mengikuti kontes yang jauh dari kriteria tubuh Anda.

Pola Latihan
Para peminat bodycontes umumnya akan berlatih lebih intensif seiring dengan mendekatnya waktu kontes. Latihan intensif bukan berarti jadwal latihan dilakukan setiap hari tanpa istirahat. Lakukanlah latihan superset yang bervariasi setiap latihan dan beri waktu istirahat yang cukup. Misalnya, Senin dan Selasa Anda jadwalkan untuk latihan superset, maka Rabu adalah hari istirahat alias tidak berlatih. Kamis dan Jum’at kembali latihan superset, kemudian Sabtu dan Minggu kembali istirahat.
Istirahat sama pentingnya dengan latihan itu sendiri. Dengan jadwal istirahat yang cukup, maka tubuh mendapat waktu yang cukup untuk bekerja memperbaiki sel-sel otot yang rusak selama latihan. Selama masa istirahat ini juga tubuh bekerja membangun jaringan otot baru. Memaksakan diri dengan latihan setiap hari justru akan membebani otot.
Otot yang terlalu letih rentan mengalami cedera dan kerusakan permanen. Alih-alih ingin memenangkan bodycontes, Anda malah sakit dan tidak bisa mengikuti kompetisi sama sekali. Dengan latihan dan istirahat yang seimbang, Anda tidak hanya mendapat otot yang kuat, tapi juga besar dan tahan lama.

Perhatikan Pola Makan
Pola makan merupakan faktor penting lainnya yang juga berperan besar dalam menentukan keberhasilan latihan. Salah menerapkan pola makan akan menghambat pembentukan otot. Anda perlu menerapkan diet tinggi protein namun rendah karbohidrat dan lemak. Dalam bodycontes, otot yang sempurna adalah otot kering tanpa lemak.
Namun harus diingat ya, rendah karbohidrat dan lemak bukan berarti tanpa karbohidrat dan lemak sama sekali. Tubuh tetap memerlukan karbohidrat baik sebagai sumber energi utama. Jangan sampai ketika harus tampil di panggung, tubuh malah lemas karena kurang energi. Jika perlu, Anda bisa mengkonsumsi suplemen yang sesuai dengan kebutuhan tubuh.

Latihan Posing
Dalam bodycontes, performa Anda selama di panggung adalah segalanya. Berhasil atau gagalnya Anda dalam kontes sangat bergantung dari penampilan Anda sendiri. Kuncinya adalah percaya diri. Kepercayaan diri ini harus dibangun seiring dengan Anda mengikuti program latihan menjelang mengikuti bodycontes.
Untuk bisa tampil memukai di atas panggung, Anda harus pintar berpose dan menunjukan pencapaian Anda membentuk tubuh. Kemampuan Anda berpose menunjukkan kemampuan Anda mengontrol otot. Dengan melatih berbagai variasi pose atau posing, Anda akan mengetahui pose mana saja yang bisa menampilkan sisi terbaik Anda. Salah melakukan posing, maka dewan juri tidak bisa melihat dan menilai potensi terbaik Anda.
Lakukan pose dengan wajar dan tidak terburu-buru. Sikap tubuh yang alami lebih disukai daripada sikap yang berlebihan. Jangan lupa untuk selalu tersenyum selama berpose di panggung. Senyuman yang tulus dan ramah sangat menunjang penampilan Anda secara keseluruhan.