Fitness merupakan syarat mendapatkan bentuk tubuh ideal. Penting pula mengatur pola makan fitness yang seimbang. Kebutuhan kalori harus tercukupi supaya pembakaran energi dapat optimal. Tanpa mengambil sisa kekuatan dari jaringan otot yang ingin dibentuk.

Itulah alasan mengapa penting memenuhi pola makan fitness harian. Ya, jangan biarkan perut kosong saat olahraga. Energi yang minim akan terserap dari otot dan tulang-tulang Anda. Padahal bagian ini seharusnya terbangun maksimal guna mendukung sistem pembakaran lemak.

Menyantap roti bukan masalah. Begitu juga minum susu, makan lima sendok nasi putih, atau menggigit sepotong apel. Namun setelah makan, pencernaan harus dibiarkan bekerja selama 40 menit. Setelah itu, aktivitas fitness dapat dimulai.

Pola makan fitness yang tepat perlu dilakukan selama satu bulan. Ada sumber nutrisi yang ditambah, ada pula yang dibatasi. Tetapi tidak sama sekali menghilangkan makanan tertentu, seperti halnya sumber lemak hewani.

Pada saat latihan fisik, tubuh Anda masih perlu menyimpan cadangan lemak. Oleh karena itu, potongan daging sapi masih boleh dikonsumsi dua kali dalam seminggu. Akan lebih tepat menjadi menu makan siang, setelah fitness pada pagi harinya. Mengapa? Karena proses pembakaran energi usai berolahraga masih terjadi sampai lima jam berikutnya. Sehingga makanan apapun yang dikonsumsi akan cepat dicerna menjadi tenaga baru.
Nah, yang penting tetap mengatur pola makan fitness agar seimbang, antara sumber karbohidrat, protein, lemak, serat, dan vitamin. Nasi merah, pindang telur, sayuran berserat, sesendok suwiran daging ayam, kemudian ditutup buah segar pencuci mulut. Inilah contoh seporsi menu diet ideal yang cocok untuk mendukung program fitness Anda. Semoga sukses dengan pola makan fitness yang ideal!